VLAN (Virtual Local Area Network)

Materi Interaktif & Ujian VLAN

Pahami Jaringan dengan VLAN

Virtual Local Area Network (VLAN) mengubah cara kita mengelola jaringan fisik menjadi lebih efisien, aman, dan terstruktur.

Bagaimana VLAN Bekerja?

Switch Utama

PC 1 (VLAN 10)

PC 2 (VLAN 20)

PC 3 (VLAN 20)

PC 4 (VLAN 10)
*Data (titik warna) hanya mengalir ke PC dengan warna/VLAN yang sama meski di switch yang sama.

Apa itu VLAN?

VLAN adalah subnetwork logis yang dapat mengelompokkan kumpulan perangkat pada jaringan area lokal (LAN) fisik yang terpisah. Tanpa memindahkan kabel secara fisik, administrator dapat memisahkan jaringan menjadi beberapa segmen (misal: Jaringan Siswa dan Jaringan Guru).

Keuntungan VLAN

  • Keamanan: Mengisolasi data sensitif.
  • Pengurangan Broadcast: Membagi domain broadcast sehingga lalu lintas jaringan tidak menumpuk.
  • Fleksibilitas: Mudah memindahkan komputer antar jaringan logis tanpa mengubah kabel.
  • Efisiensi Biaya: Tidak perlu banyak switch fisik.

Access Port vs Trunk Port

Access Port: Port yang terhubung ke End-Device (PC/Laptop). Port ini hanya membawa trafik untuk 1 VLAN saja.

Trunk Port: Port yang terhubung antar Switch atau ke Router. Mampu membawa trafik untuk banyak VLAN sekaligus menggunakan sistem Tagging (penandaan frame).

Jenis-Jenis VLAN

  • Data VLAN: Dikonfigurasi untuk membawa trafik data pengguna.
  • Default VLAN: VLAN bawaan switch (biasanya VLAN 1).
  • Native VLAN: Ditetapkan untuk port trunk untuk trafik yang tidak di-tag.
  • Management VLAN: Dikonfigurasi untuk mengelola switch via telnet/SSH.
  • Voice VLAN: Khusus untuk trafik Voice over IP (VoIP).

Sudah paham materinya?

Uji pemahamanmu dengan mengikuti Mini Game Ujian Essay. Selesaikan tantangannya dan dapatkan sertifikatmu!

Comments